Kopi Gajah atau Kopi Luwak ya? Menyambut akhir pekan, tentunya nikmat rasanya bila ditemani secangkir kopi dengan suasana rumah yang menyenangkan bukan? Tentunya kamu bisa menggunakan kopi yang memiliki varian banyak dan berbagai cita rasa. Nah adapun tamandelta.com punya rekomendasi kopi dengan cita rasa yang unik, seperti Kopi Gajah dan Kopi Luwak.

Lalu apa perbedaan dari kedua kopi unik tersebut?

Kopi Luwak vs Kopi Gajah
Kopi Luwak vs Kopi Gajah

Tentunya kali ini tamandelta.com akan memberikan informasi mengenai kopi gajah dengan kopi luwak. Untuk itu, simak informasi ini sampai habis ya.

Belum Tahu Kopi Luwak? Kebangetan Banget Deh!

Perlu kamu ketahui, Kopi Luwak bisa kau temukan di berbagai daerah di Indonesia. Kopi unik asli Indonesia ini tentunya sudah menyebar di pasaran Indonesia. Kepopuleran kopi luwak seakan tidak dapat digoyahkan oleh produk kopi lainnya.

Sehingga gak heran bila Indonesia pun dikenal sebagai sentra penghasil kopi luwak yang berkualitas. Bahkan kopi luwak menjadi identitas dari Indonesia, hal itu dikarenakan Indonesia telah menjadi Negara pengekspor kopi luwak terbesar di dunia. Meskipun negara tetangga seperti Filipina dan Vietnam juga mulai memproduksi kopi luwak, namun pesona kopi luwak asal Indonesia tetap menjadi perhatian khusus bagi penggemar kopi di seluruh dunia.

Kopi Gajah, Pesain Kopi Luwak, Penyandang Kopi Termahal Di Dunia

Seiring berjalannya waktu, kepopuleran kopi luwak mulai terganggu oleh kehadiran pesaing baru dari negara tetangga seperti Thailand sejak beberapa tahun terakhir. Proses pembuatannya pun hampir sama dengan proses pembuatan kopi luwak, hanya saja kopi premium asal Thailand ini berasal dari biji kopi yang telah difermentasi oleh pencernaan gajah sehingga lebih dikenal dengan sebutan kopi gajah.

Ya, inilah pesaing kopi luwak, Kopi Gajah. Namun di kalangan hotel dan resort yang ada di Thailand menyebut kopi ini sebagai Black ivory Coffee. Sama seperti halnya proses pada kopi luwak, biji kopi yang sudah matang akan diberikan ke gajah untuk dimakan. Biji kopi pun mengalami proses fermentasi dan dikeluarkan melalui kotoran gajah. Dari kotoran inilah, para petani kopi di Thailand mendapatkan bahan baku untuk diproses menjadi Kopi Gajah.

Gajah Tidak Terbiasa Mengkonsumsi Biji Kopi, Sedangkan Musang Luwak Menyukai Biji Kopi

Namun yang membedakan kopi gajah dengan kopi luwak ketika proses fermentasi adalah karakter hewannya. Dimana Musang Luwak memang sangat menyukai biji kopi, sedangkan Gajah tidak terbiasa mengkonsumsi biji kopi, untuk itu biji kopi harus di sisipkan melalui makanan yang akan dikonsumsi.

Kopi gajah diklaim memiliki tingkat kepahitan yang rendah karena pengaruh system pencernaan gajah yang strong.

Fun Facts Seputar Perkembangan Kopi Unik Di Dunia

Ternyata selain kopi gajah, petani-petani kopi lain di Negara lain juga membuat inovasi – inovasi yang terinspirasi dari kopi luwak. Adapun varian kopi lain adalah sebagai berikut.

  1. Kopi Rusa : Kopi dari hasil pencernaan Rusa
  2. Kopi kelelawar : Kopi dari hasil pencernaan kelelawar
  3. Dan seorang pengusaha di China yang berencana menjual the hijau organic yang dihasilkan dari kotoran panda.

Kopi Luwak Vs Kopi Gajah ? siapa yang terbaik?

Jika kita melihat Kopi gajah dengan harganya yang selangit, bagaimana dengan kualitas, kelezatan dan kesedapan dari Kopi gajah ? apakah lebih baik daripada kopi luwak yang kita banggakan ? sebelum menjawab pertanyaan ini, perlu diketahui lebih dalam bahwa merasakan kopi adalah masalah selera masing – masing yang tidak dapat dipaksakan sehingga tidak ada tolok ukur mutlak untuk menilai kopi terbaik.

Namun yang penting untuk diperhatikan adalah jika kita mengamati lebih mendalam dan mendetail pada kedua proses yang terjadi pada varian kopi ini, akan terlihat beberapa perbedaan fundamental yang tidak dapat kita ingkari kebenarannya. Jika kita paham dengan proses yang terjadi pada pembuatan kopi luwak kita akan mengetahui bahwa luwak merupakan binatang omnivore yang sebenarnya menjadikan biji kopi sebagai makan tambahan penambah nutrisi.

Makanan utama luwak biasanya adalah pisang, jambu merah, papaya, bahkan anak ayam akan menjadi santapan lezat oleh luwak. Hal ini karena memang luwak adalah binatang pemakan segala (Omnivora).

Nah, karena insting luwak mengatakan bahwa biji kopi merupakan makan penambah nutrisi baginya, maka luwak secara insting pula hanya akan memakan biji kopi yang menurutnya berkualitas.

Jadi, Kamu Pilih Mana?

Jadi kamu pilih kopi gajah atau kopi luwak? Tulis di kolom komentar ya teman-teman. Terima kasih sudah membaca artikel tamandelta.com kali ini mengenai Kopi Gajah Vs Kopi Luwak, Pilih Mana? Semoga bisa menambah wawasan kalian seputar dunia perkopian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *